Topologi bus adalah salah satu jenis topologi jaringan komputer. Namun, topologi bus jarang digunakan pada jaringan internet secara keseluruhan karena internet adalah jaringan global yang sangat kompleks, terdiri dari banyak jaringan lokal dan infrastruktur yang berbeda. Topologi bus lebih umum digunakan pada jaringan lokal (LAN) kecil hingga menengah.
Pada topologi bus, semua perangkat terhubung ke saluran komunikasi tunggal atau “bus.” Perangkat-perangkat ini terhubung ke bus melalui kabel atau media transmisi lainnya. Data dikirimkan ke seluruh jaringan, dan setiap perangkat menerima data tersebut. Namun, hanya perangkat yang dituju yang akan memproses dan merespons data tersebut. Ini bisa menjadi keuntungan dalam jaringan LAN kecil, tetapi topologi bus memiliki kelemahan yang signifikan, seperti rentan terhadap gangguan karena jika bus terputus di satu titik, seluruh jaringan dapat terganggu.
Jaringan internet, di sisi lain, dibangun menggunakan berbagai topologi jaringan yang lebih kompleks, seperti topologi bintang, mesh, atau hibrida. Internet menggabungkan berbagai jenis jaringan dan infrastruktur, termasuk kabel bawah laut, satelit, jaringan seluler, dan banyak lagi. Jaringan ini dirancang untuk menangani lalu lintas data global dengan tingkat keandalan yang tinggi.
Sebagai contoh, Anda mungkin memiliki jaringan lokal dengan topologi bus di dalam kantor Anda, tetapi ketika Anda terhubung ke internet, data Anda akan melalui berbagai jaringan dan infrastruktur yang berbeda sebelum mencapai tujuan akhirnya. Jaringan internet adalah jaringan global yang sangat rumit dan sangat terkait dengan infrastruktur telekomunikasi global.
