R. Soekardono mengungkapkan bahwa aturan dagang ialah bagian asal aturan perdata yg mengatur masalah perjanjian serta perikatan-perikatan yang diatur pada kitab III Burgerlijke Wetboek (BW).

hukum dagang pula bisa dianggap menjadi himpunan peraturan-peraturan yg mengatur seorang menggunakan orang lain pada kegiatan perusahaan.

ad interim Achmad Ichsan menjelaskan bahwa aturan dagang ialah aturan yg mengatur duduk perkara perdagangan, yaitu soal-soal yg muncul karena tingkah laku manusia pada perdagangan.

1. hukum tertulis yg dikodifikasi
hukum tertulis yang dikodifikasi ada 2, yaitu:

buku Undang-Undang aturan Dagang (KUHD)
kitab Undang-Undang hukum Perdata (KUH Perdata)


2. hukum tertulis yg tidak dikodifikasi
hukum tertulis yang tidak dikodifikasi yaitu peraturan perundang-undangan spesifik yg digunakan buat mengatur hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan.

Beberapa hal ini misalnya penanaman kapital dalam negeri juga asing, premi, transportasi, koperasi, perbankan, kepailitan, perseroan terbatas, persaingan perjuangan, copyright, pasar kapital, dan sebagainya.

Ruang Lingkup aturan Dagang
Dikutip dari buku aturan Dagang (2023) oleh Dr Serlika Aprita, SH, MH dan Atika Ismail, SH, MH, ruang lingkup aturan dagang meliputi beberapa hal berikut adalah:

Jual beli
Kontrak usaha
Bentuk-bentuk perusahaan
Pasar modal serta perusahaan go public
Penanaman kapital asing
Merger dan akuisisi perusahaan
Kepailitan serta likuidasi
Perkreditan serta pembiayaan
agunan utang
Perburuhan
Surat berharga
Hak atas kekayaan intelektual
perlindungan konsumen
Anti monopoli
Keagenan serta distribusi
asuransi
Perpajakan
Penyelesaian konkurensi bisnis
bisnis internasional
aturan pengangkutan (darat, bahari, udara, dan multimoda)
Subjek dan Objek aturan Dagang
ini dia penjelasan tentang subjek serta objek hukum dagang:

Subjek hukum Dagang
Subjek aturan dagang adalah perusahaan atau pedagang, baik secara perorangan juga badan hukum.

sesuai sejumlah pengertian perusahaan, ada unsur-unsur yg membuatnya disebut sebagai perusahaan, yaitu:

Kegiatannya berlangsung a017535ca91852b757607e0a48230059, tidak hanya insidental menjadi mata pencaharian.
Kegiatannya dilakukan secara terang-terangan atau bukan kegiatan ilegal.
mempunyai bentuk eksklusif, seperti badan usaha.
Kegiatannya bertujuan mencari keuntungan atau laba .
Melakukan pembukuan dalam kegiatannya.

Objek hukum Dagang
Objek hukum dagang seperti menggunakan objek aturan perdata, yaitu seluruh benda dan /atau hak yg bisa dimiliki oleh subjek hukum. Objek hukum dagang wajib sesuatu yg bisa diperdagangkan atau diusahakan buat memperoleh laba.

contoh dari objek aturan dagang diantaranya barang tetap seperti tanah, tidak termasuk tanah wakaf, sebab tanah wakaf tidak mampu diperjualbelikan. Beberapa barang lain jua tidak bisa sebagai objek aturan dagang, mirip manusia, senjata, dan obat-obatan terlarang,