Pembelahan Sel Secara Mitosis
Sobat, pernahkah engkau mengamati persamaan karakteristik atau sifatmu menggunakan saudara atau orang tuamu? Entah itu bentuk hidung, rambut, atau rona kulit? jika diperhatikan, terdapat beberapa sifat yg seperti, kan? Mengapa bisa begitu ya?

Setiap anak atau individu sempurna mempunyai sifat yg seperti, bahkan sama dengan orang tuanya. Hal ini karena adanya sifat-sifat yg diwariskan asal orang tua pada anak-anaknya. Pewarisan sifat dari orang tua kepada anaknya diklaim menggunakan istilah hereditas.

Proses pewarisan sifat tak terlepas dari peran dua macam peristiwa pembelahan sel, yaitu mitosis serta meiosis. Sel-sel anak akibat pembelahan mitosis dan meiosis akan mempunyai DNA yang di dalamnya membawa materi genetik asal ke 2 sel induk, mampu sama persis atau gabungan berasal ke 2 sifat sel induknya.

Nah, kali ini kita akan membahas pembelahan mitosis terlebih dahulu, mulai asal pengertian sampai fungsi masing-masing organ. Jika Sobat pandai sekarang duduk pada kelas 12 MIPA, ulasan ini sangat tepat buat menemani kegiatan belajarmu di materi Pembelahan Mitosis.

Pengertian Pembelahan Mitosis
Apa itu pembelahan mitosis? Pembelahan mitosis ialah peristiwa pembelahan sel yg membuat dua sel anak dengan jumlah kromosom sama seperti sel induknya. Pembelahan mitosis hanya terjadi pada sel eukariotik. Hal ini dikarenakan sel prokariotik tidak mempunyai nukleus (inti sel), membran inti sel, dan mitokondria, sedangkan mitosis memerlukan organel-organel tadi.

Proses pembelahan mitosis terjadi pada seluruh sel-sel tubuh (somatis), kecuali sel-sel kelamin (gamet). di tumbuhan, pembelahan mitosis terjadi di jaringan meristem, seperti ujung akar dan ujung tunas batang. Pembelahan mitosis berfungsi buat pertumbuhan sel tubuh, membarui sel-sel tubuh yg rusak (regenerasi), dan mempertahankan jumlah kromosom.

perbedaan Pembelahan Mitosis dan Meiosis
berdasarkan ciri khasnya, pembelahan sel dibagi sebagai dua jenis, yaitu mitosis serta meiosis. Mitosis membuat sel anak yg dapat membelah lagi, sedangkan meiosis tidak bisa membelah lagi sampai fertilisasi.
Secara garis akbar, perbedaan mitosis dan meiosis terletak di sel anak yg dihasilkan. Pembelahan mitosis membuat sel anakan yang sama dengan sel induk, sementara meiosis membentuk sel anakan yg berbeda dengan induk. Berikut perbedaan mitosis serta meiosis yang lebih lengkap:

Mitosis bisa terjadi pada seluruh organisme; sedangkan meiosis hanya terjadi di insan, binatang, tumbuhan, dan fungi
pada tubuh manusia, meiosis terjadi ketika pembelahan sel sperma atau sel telur; sedangkan mitosis terjadi pada sel-sel lainnya
pada mitosis, sel anak mempunyai genetik yg sama menggunakan sel induk; di meiosis tidak sinkron
pada mitosis, jumlah kromosom sel anak sama dengan sel induk; di meiosis menjadi setengahnya.
Tahapan/Fase Pembelahan Sel Mitosis
ada empat tahap atau fase pembelahan mitosis, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. akan tetapi sebelum keempat fase ini dimulai, terdapat yang namanya fase pendahuluan atau interfase. Interfase ini jua seringkali dianggap dengan persiapan pembelahan. Nah, agar engkau semakin paham, langsung aja yuk, kita simak pembahasan selanjutnya!

Interfase
pada interfase, terjadi proses persiapan dan penimbunan energi oleh sel buat melakukan pembelahan. kamu memahami nggak, jika proses ini memerlukan saat yg sangat lama dibanding fase lainnya? Selama interfase, inti sel (nukleus) serta anak inti sel (nukleolus) tampak terlihat jelas. namun, kromosom pada sel tidak terlihat karena masih dalam bentuk kromatin, yaitu benang-benang halus yang tersusun atas molekul DNA, RNA, dan protein.

di bagian luar inti sel terdapat sentrosom, yaitu organel sel yang berfungsi untuk mempertahankan jumlah kromosom antara sel induk serta sel anak agar tetap sama selama pembelahan sel. Nah, bila di sel hewan, setiap sentrosom akan mengandung sepasang sentriol yg berbentuk mirip badan silindris mungil.

Gambar termin Interfase di Pembelahan Mitosis (sumber: ib.bioninja.com.au/)

termin interfase terbagi sebagai 3, yaitu fase G1 (gap pertama), fase S (buatan), serta fase G2 (gap ke 2).

Fase G1 diklaim juga dengan fase pertumbuhan serta perkembangan sel. Hal ini ditandai dengan berkembangnya sitoplasma (cairan sel), organel sel, serta buatan bahan-bahan yg akan dipergunakan buat fase berikutnya, yaitu fase S.
pada fase S, terjadi replikasi atau duplikasi DNA menjadi materi genetik yang akan diturunkan pada sel anak, sebagai akibatnya nantinya akan didapatkan dua salinan DNA.
Fase terakhir, yaitu fase G2, replikasi DNA sudah selesai. Terjadi peningkatan buatan protein menjadi tahap akhir persiapan sel buat melakukan pembelahan.
Profase
Selanjutnya, kita masuk ke tahap awal pembelahan sel, yaitu tahap profase. pada awal profase, sentrosom mengalami replikasi, sehingga membuat 2 sentrosom. lalu, setiap sentrosom akan bergerak ke kutub-kutub inti sel yang letaknya berlawanan.

pada ketika yg bersamaan, mikrotubulus mulai terlihat pada antara dua sentrosom. Mikrotubulus ini merupakan serat protein panjang yg memanjang dari sentriol ke segala arah. lama -kelamaan, mikrotubulus akan membentuk seperti gulungan benang yg bisa kita sebut menggunakan benang-benang spindel.

di tahap ini jua, benang-benang kromatin mulai mengalami penebalan yang kemudian membuat kromosom. Nah, kromosom ini terdiri asal 2 kromatid identik yang terikat pada sentromer (kepala kromosom). Setiap sentromer memiliki dua kinetokor yg adalah perpaduan protein dan menjadi kawasan melekatnya benang-benang spindel nantinya.

di akhir tahap profase, nukleus dan membran inti sel mulai menghilang. Selain itu, sentrosom telah hingga pada kutubnya masing-masing. Benang-benang spindel pun akan membentang dari kutub satu ke kutub yang lain. Benang spindel ini nantinya akan berperan buat menarik kromosom ke bagian tengah inti sel di termin selanjutnya.

Metafase
di tahap ini, nukleus serta membran inti sel telah tidak terlihat. Masing-masing kinetokor di sentromer dihubungkan ke satu sentrosom oleh benang-benang spindel. kemudian, pasangan kromatid beranjak ke bagian tengah inti sel (bidang ekuator) dan menghasilkan lempeng metafase.

Posisi kromosom yang terletak di bagian tengah inti sel ini membuat jumlah kromosom bisa dihitung menggunakan sempurna serta bentuk kromosom juga bisa diamati dengan kentara.

Anafase
termin anafase ditandai menggunakan pemisahan kromatid asal bagian sentromer yang kemudian membuat kromosom baru. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang-benang spindel menuju kutub yg berlawanan. Jumlah kromosom yang menuju ke kutub yang satu akan sama menggunakan jumlah kromosom yang menuju ke kutub lainnya.

Nah, pada termin akhir anafase, kromosom hampir sampai ke kutubnya masing-masing. Selain itu, sitokinesis juga mulai terjadi. Apa itu sitokinesis? Sitokinesis ialah fase pembelahan atau pemisahan sitoplasma, organel, serta membran selular. Pembelahan ini dimulai asal pinggir sel (membran sel) menuju ke bagian tengah sel, sebagai akibatnya akan menghasilkan dua sel yg disebut sel anak.

Telofase
Selanjutnya, kita telah masuk ke termin akhir pembelahan mitosis, yaitu termin telofase. pada tahap ini, kromosom telah hingga pada kutubnya masing-masing. Benang-benang spindel mulai menghilang serta membran inti sel jua mulai terbentuk pada antara dua kelompok kromosom yang terpisah. Kromosom semakin usang akan menipis dan berubah menjadi benang-benang kromatin balik .

kemudian, sitokinesis sudah selesai. Sel telah membelah serta membentuk dua sel anak dengan kromosom diploid (2n). Nah, jika kita lihat pembelahan mitosis ini secara keseluruhan, maka prosesnya akan mirip ini, Sobat.

  1. Interfase

Terjadi proses persiapan serta penimbunan energi sang sel buat melakukan pembelahan.
tahap interfase terbagi menjadi tiga, yaitu fase G1 (gap pertama), fase S (buatan), serta fase G2 (gap kedua).

  1. Profase

Membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian mungil (fragmen).
Benang-benang kromatin memadat menjadi kromosom.

  1. Metafase

Kromosom berjejer pada bidang pembelahan.

  1. Anafase

Kromatid dari tiap pasangan memisah menuju kutub yang berlawanan.
pada akhir anafase, kedua kutub sel mempunyai kromosom yg jumlahnya sama.
lima. Telofase

Membran inti mulai bergabung.
Kromosom mulai meregang.