LIMA  mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) me­raih dua medali perak pada ajang internasional Invention Innovation and Technology Exhibition (ITEX) 2018. Acara ini diselengarakan di Kuala Lumpur, Ma­laysia, 9-12 Mei. Kelima mahasiswa terse­but adalah Mu­lyadi, Kama­luddin Siregar, Siti Karomah, Dwi Juwita dan Tia Agustina Wati.

Kepala Pusat Karier dan Kewira­usa­haan (PKK) UMA, Ahmad Yudi SE MM sebagai pimpinan rombo­ngan kepada wartawan, Senin (21/5) me­ngatakan, pada ajang ITEX 2018 itu, tim maha­siswa UMA mempre­sen­­tasikan pengolahan produk biji du­rian menjadi yogurt. Materi ini di­tampilkan untuk kategori lomba Wolrd Young Inventors Exhibition (WYIE).

“Alhamdulillah, inovasi maha­sis­wa UMA itu men­dapat dua me­dali perakdalam event yang diikuti 20 negara di dunia itu, masing-ma­sing untuk kategori Biotechnology Heal­thy dan kategori Spe­sial Award From WIP (World Invention Intellectual Pro­perty Associations),” katanya.

Rektor UMA, Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mendorong civitas aka­de­mika UMA berkiprah di event internasional. Selain meng­ha­­rum­kan nama UMA dan Su­ma­tera Uta­ra (Sumut) di kancah inter­na­­sio­nal, capaian prestasi in­ter­nasional akan mem­per­mulus target UMA me­raih level A akreditasi ins­titusi per­gu­ruan tinggi (AIPT).

“Kita terus memotivasi ma­ha­siswa untuk tampil di ajang inter­na­sio­nal. Bahkan kita siap mengirim ma­ha­­siswa mengikuti lomba di Je­pang dalam waktu dekat ini,” ucap rek­tor sambil me­nam­bahkan akan se­gera me­ngurus hak paten inovasi mahasiswa UMA tersebut agar tidak terjadi plagiat.

Apresiasi

Salah seorang mahasiswa,  Ka­ma­­lud­­din Siregar men­ce­ritakan, ino­vasi yang mereka tampilkan di ITEX 2018 Malaysia, berawal dari iseng saat melihat banyaknya biji du­rian dan ber­potensi men­jadi lim­bah. Mereka ke­mudian mela­kukan ber­bagai per­co­baan untuk mengolah biji durian yang biasanya terbuang menjadi yogurt.

“Selain mengolah biji du­rian men­jadi yogurt, kami juga mengolah kulit durian yang biasa dibuang men­jadi bahan pengganti kapas,” kata ma­ha­sis­wa Fakultas Per­ta­nian UMA ini.

Atas prestasi ini, UMA meraih dua medali di ITEX 2018 Malaysia itu, Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) memberikan apre­siasi ke­pada tim UMA berupa uang tu­nai, cenderamata dan ser­tifikat. Apre­siasi diserahkan langsung Rektor UMA Prof Dadan Ramdan didampingi Wakil Rektor III Bidang Kema­hasiswaan Muazzul SH MHum, Kabiro Kema­ha­siswaan Sri Irawati S.Sos MAP, Kabag Humas Ir Asmah Indrawati MP.