Pestisida organik atau pestisida botani merupakan pestisida yg dibuat asal bahan-bahan organik seperti tanaman/tumbuhan atau hewan. dari sekian poly bahan-bahan organik yg mengandung zat aktif pengendali hama dan penyakit tanaman didominasi oleh tumbuhan. Jenis-jenis tumbuhan tersebut banyak ada disekitar kita, hanya saja mungkin sebagian akbar belum diketahui. tumbuhan atau tanaman yg berguna buat mengendalikan hama serta penyakit tanaman c904c42b08fa972dcab6958acf2885ca, antara lain artinya tumbuhan liar/semak belukar, herbal maupun tumbuhan budidaya. Beberapa jenis tumbuhan komoditi pertanian sudah terbukti efektif buat mengendalikan hama tertentu, misalnya ialah tembakau yg mampu dipergunakan buat mengendalikan hama kutu dan tungau. Sebagian tanaman bersifat sebagai repellent (penolak hama) serta terdapat pula yg bersifat membunuh dan Mengganggu perkembangan hama. untuk mengurangi dampak negatif penggunaan pestisida kimia, upaya proteksi tanaman dilakukan berbasis di pengelolaan ekosistem secara terpadu serta berwawasan lingkungan. galat satunya merupakan dengan memanfaatkan tanaman menjadi pengendali hama.
39 Jenis tanaman Bahan Pestisida Organik / Pestisida nabati, Kandungan Kimia dan Efeknya
- Ajeran ( Bidens pilosa L.)
tumbuhan Ajeran, ketul, atau ketulan mengandung flavonoid terpen, fenilpropanoid, lemak serta benzenoid. bisa dipergunakan buat mengendalikan hama serangga (insekta). Bagian tumbuhan yg digunakan merupakan biji, batang, daun serta semua bagian tumbuhan yg berada diatas permukaan tanah.
dua. Bandotan / Babadotan ( Ageratum conyzoides Linn.)
Kandungan kimia yg ada di babadotan/bandotan ialah saponin, flavanoid , polifenol, kumarine, eugenol 5%, HCN dan minyak atsiri. Bagian tumbuhan yang yang digunakan menjadi pestisida nabati adalah daun. Babadotan berfungsi sebagai penolak hama (repellent) serta merusak perkembangan serangga.
- Bawang ( Allium cepa)
Kandungan kimia yang terdapat pada bawang merah antara lain minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, lavonglikosida, saponin, peptida, fitohormon, kuersetin. Bagian tumbuhan yang digunakan menjadi pestisida organik adalah umbi. Ekstrak bawang merah bekerja sebagai penolak hama (repellent) dan pengendali serangga. - Bawang putih (Allium sativum L)
Bawang putih mengandung beberapa senyawa kimia , diantaranya tanin, minyak atsiri, dialilsulfi da, aliin, alisin, enzim aliinase. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai pestisida alami artinya semua bagian tanaman, yaitu umbi, daun dan bunga. Bawang putih bekerja menjadi penolak hama (repellent) serta bersifat menjadi insektisida, nematisida, fungisida serta antibiotik.
