
Fakultas Hukum Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi pada hari Rabu, 15 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Dosen Fakultas Hukum. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Hukum sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan akademik.
Hadir sebagai narasumber, Ahmad Rafiki, BBA, MMgt, Ph.D, selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerjasama Universitas Medan Area. Dalam pemaparannya, beliau membagikan pengalaman serta strategi praktis dalam menulis dan mempublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus dan Web of Science.

Kegiatan ini mengusung tema “Write, Publish, Get Indexed” yang menekankan pentingnya produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak global. Narasumber menjelaskan bahwa publikasi ilmiah tidak hanya menjadi tuntutan akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk menyebarluaskan ide, meningkatkan reputasi institusi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Dalam sesi materi, dijelaskan berbagai jenis artikel ilmiah seperti research paper, conceptual paper, literature review, hingga case study, serta kategori publikasi mulai dari book chapter, prosiding konferensi internasional, hingga jurnal bereputasi dengan standar penulisan 6.000–12.000 kata. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait pentingnya menemukan research gap, menyusun kerangka konseptual, serta memilih metodologi penelitian yang tepat sesuai dengan bidang hukum, baik normatif maupun empiris.
Narasumber juga menguraikan berbagai tantangan dalam penulisan artikel ilmiah, seperti keterbatasan dalam menemukan topik penelitian, kemampuan membaca dan memahami literatur, serta penguasaan bahasa Inggris. Oleh karena itu, dosen didorong untuk aktif membaca jurnal bereputasi (Q1 dan Q2), berkolaborasi dengan peneliti lain, serta memanfaatkan perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence untuk mendukung proses penelitian dan penulisan.
Lebih lanjut, dijelaskan pula faktor-faktor yang menyebabkan artikel ditolak oleh jurnal internasional, di antaranya kurangnya kontribusi ilmiah, kelemahan metodologi, serta struktur penulisan yang tidak sistematis. Oleh karena itu, setiap penulis diharapkan mampu menyusun artikel dengan baik mulai dari pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hingga hasil dan pembahasan yang terintegrasi secara komprehensif.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para dosen berkesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait kendala dan strategi publikasi internasional. Antusiasme peserta menunjukkan komitmen Fakultas Hukum UMA dalam meningkatkan budaya riset dan publikasi ilmiah di tingkat global.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen Fakultas Hukum Universitas Medan Area dapat semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, konsisten dalam melakukan penelitian, serta mampu menembus jurnal internasional bereputasi sebagai bagian dari kontribusi akademik yang berkelanjutan.
