29 Juta Talenta Dibutuhkan demi Perubahan Indonesia, Indonesia dianggap masih membutuhkan sebesar 29 juta bakat digital agar dapat meningkatkan kecepatan transformasi digital menggunakan mengedepankan cara yang mengusung teknologi serta informatika.
“Pengembangan talenta belia digital menjadi keliru kunci buat menaikan peringkat Indonesia di World Talent Competitive Index,“ ujar kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam ajang Indonesia Digital Talent Day 2022.
sebagai informasi, World Talent Competitive Index artinya indeks yang mengukur daya saing negara sesuai kemampuan sumber daya insan (sdm) pada negara tersebut. Moeldoko menambahkan bahwa pada tahun 2023, pemerintah Indonesia menargetkan sudah mempunyai sembilan juta sdm pada Tanah Air.
ad interim itu saat ini, Indonesia menduduki peringkat 51 berasal 63 negara di World Talent Competitive Index 2022. Peringkat ini masih tertinggal Jika dibandingkan menggunakan negara tetangga mirip Malaysia dan Singapura, yang menduduki peringkat ke 31 serta 4.
Selain itu, ajang Indonesia Digital Talent Day 2022 merupakan ajang apresiasi terhadap sejumlah instansi seperti perguruan tinggi, kementerian atau lembaga non kementerian, serta organisasi kepemudaan yang telah mengikuti program pembinaan Pengembangan 100 Ribu Digital bakat Indonesia.
program tadi ialah hasil kerja sama kantor Staf Presiden dengan Huawei Indonesia yang sudah berjalan sejak bulan Oktober 2020 kemudian. Moeldoko menyebut bahwa acara ini sudah melahirkan sebanyak 71 ribu talenta digital, dan mendorong keberlangsungan acara ini agar bisa mewujudkan target 100 ribu bakat digital.
Ajang ini turut menjadi medium Huawei Indonesia dalam menyampaikan apresiasinya pada KSP serta forum terkait yg telah mendukung acara Huawei pada pengembangan dan percepatan transformasi digital pada Tanah Air.
Apresiasi ini ditandai secara simbolis menggunakan penyerahan plakat sang CEO Huawei Indonesia Jacky Chen pada perwakilan delapan kementerian serta lembaga non kementerian. di gelaran program ini, Huawei balik menegaskan komitmen yg dihadirkan melalui peluncuran 100.000 bakat Digital pada tahun 2020, yang akan berlangsung selama 5 tahun ke depan.
